Karst Gombong Selatan Jadi Geopark

Sumber berita : https://www.suaramerdeka.com/smcetak/baca/145827/karst-gombong-selatan-jadi-geopark

Kawasan karst Gombong selatan telah masuk dalam Geopark Karangsambung-Karangbolong. Karena itulah Pemkab Kebumen meminta protes terkait pengelolaan kawasan karst disudahi.

Plt Kabag Humas Setda Pemkab Kebumen Asep Nurdiana menyatakan, dalam Geopark Karangsambung-Karangbolong itu telah disiapkan secara matang baik oleh pemkab maupun pemerintah pusat.

Secara terpisah, Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, Pengembangan, Daerah, (Bap3da) Kebumen, Djoenedi Fatchurrahman mengemukakan, dari rencana yang diusulkan daerah membuat pemerintah pusat akan segera mengumumkan penetapan geopark tersebut.

Rencana awal akan diumumkan 1 Desember mendatang. Tapi informasi terbaru akan dimajukan pada 30 November ini. Dalam pengumuman tersebut, pihaknya akan datang ke Jakarta.

Rencananya juga dihadiri Wakil Bupati Yazid Mahfudz. Secara keseluruhan luas kawasan 543.599 km2, mencakup 12 kecamatan dengan 117 desa.

Morfologi bervariasi mulai dari perbukitan, lembah, dataran dan pantai, dan terdapat 59 situs, terdiri atas 41 situs geologi (geosite), delapan situs biologi, dan 10 situs budaya


Badan Pengelola 

Sementara itu, Kabid Infrastruktur Pengembangan Wilayah pada Bap3da Kebumen, Achmad Aminudin Wahid mengatakan, menyusul rencana Geopark Karangsambung- Karangbolong itu memang harus disikapi dengan menyudahi protes terkait kawasan karst Gombong selatan.

"Kami mengajak masyarakat untuk ikut menyukseskan Geopark Karangsambung - Karangbolong dengan mengedepankan spirit kebersamaan membangun," imbuh Amin.

Setelah Geopark Karangsambung- Karangbolong ditetapkan akan ditindaklanjuti dengan pembentukan badan pengelola untuk melindungi alam setempat.

Termasuk kawasan karst Gombong selatan. Untuk diketahui, dalam Kepmen ESDM Mo 961.K/4- 0/MEM/2003 telah ditetapkan KBAK mencapai 48,94 kilometer.

Adapun mengenai PT Semen Gombong yang diketahui milik pengusaha Arifin Panigoro telah dinyatakan tidak layak beroperasi di kawasan karst Gombong selatan sejak 2016 silam. (K5-26)