Kejar Target UGG, Karangsambung-Karangbolong Segera Masuk Kurikulum Muatan Lokal

KEBUMEN – Geopark Nasional Karangsambung-Karangbolong akan masuk dalam kurikulum muatan lokal pendidikan untuk jenjang pendidikan dasar (SD/MI) sampai SMP di Kabupaten Kebumen. Untuk itu diperlukan penerbitan buku yang bisa menjadi acuan bagi guru menyebarluaskan GNKK kepada peserta didik.

Hal itu dikatakan Bupati Kebumen Yazid Mahfudz, pada acara Ngopi Bareng Media di Momong Resto Kebumen, Rabu malam, 4 Desember 2019.

"PR besar kita dan pengelola yakni menyebarluskan dan menyosialisasikan potensi GNKK itu kepada masyarakat," ujar Yazid Mahfudz.

Menurutnya dibutuhkan langkah-langkah strategis untuk mengedukasi masyarakat agar paham dan tahu potensi keberadaan GNKK. Tak hanya itu, tetapi juga manfaatnya bagi pelestarian alam atau konservasi.

"Sekaligus untuk mengembangkan seni budaya lokal dan potensi ekonomi daerah," ujarnya.

Bupati mengatakan pengembangan GNKK telah memiliki pijakan kuat dengan terbitnya Perpres Nomor 9 tahun 2019 tentang Pengembangan Taman Bumi. Pihaknya bersama para pejabat OPD terkait telah mengikuti desiminasi dan sosialisasi pengelolaan geopark di berbagai tempat. Antara lain di Jakarta dan Lombok serta mengunjungi kawasan geopark global Danau Toba serta Kabupaten Samosir.

"Saya berharap dua tahun cukup bagi GNKK bisa naik status menjadi Unesco Global Geopark guna menarik wisatawan nusantara dan asing," imbuhnya.

Untuk mencapai hal tersebut dibutuhan langkah cepat, terkoordiasi dan dengan melibatkan semua pihak baik Pemkab, masyarakat, perguruan tinggi dan dunia usaha.

Karangsambung-Karangbolog telah ditetapkan menjadi  geopark nasional pada 29 November 2018. Pemkab Kebumen menargetkan selama dua tahun yaitu 2019-2021 bisa menaikkan status menjadi Unesco Global Geopark atau taman bumi internasional.

Hadir pada acara itu para wartawan media cetak, elektronik dan online di wilayah Kebumen dan sekitarnya.

Sedangkan narasumber yang mendampingi Bupati antara lain Kepala Disporawisata Azam Fatoni, Kepala Diskominfo Cokroaminoto, Sekretaris BAP3DA Moh Arifin.

Ketua Harian Badan Pengelola GNKK Djoenedi Fatchurahman dan Kepala Balai Informasi dan Konservasi Kebumian (LIPI) Karangsambung Edi Hidayat.(ik)