Warisan Geologi Bernilai Tinggi

   Presiden Asia Pasific Geopark Network (APGN) Prof Dr Emeritus Dato Ibrahim Komo memuji keberadaan Geopark Nasional Karangsambung- Karangbolong, di Kebumen.  Hal itu diutarakannya dalam pertemuan ramah tamah di pendapa Jati kompleks Pasar Jaten, Desa Kalirancang, Kecamatan Alian.

    Hadir dalam pertemuan itu Sekda Ahmad Ujang Sugiono, Kepala Disporawisata Azam Fahtoni dan Kepala Bapeda Kebumen Pudji Rahayu. Selebihnya mengundang Kepala Balai Informasi dan Konservasi Kebumian (BIKK) LIPI Karangsambung Edi Hidayat, Ketua Badan Pengelola Geopark Karangsambung-Karangbolong Djoenaidi Fatchurahman, serta Forkopimcam Alian dan masyarakat sekitar. Ibrahim Kamo yang juga Vice President of Global Geoparks.

    Network Association menyampaikan ketertarikannya dengan Kebumen yang telah mendapat sertifikat geopark nasional. Pihaknya pun optimistis akan mendunia. "Kawasan geopark nasional Karangsambung-Karangbolong memiliki arti penting untuk masa depan dan kelestarian alam dunia. Sebab, di kawasan ini terdapat warisan geologi yang bernilai tinggi," katanya.

    Sekda Ahmad Ujang Sugiono mengemukakan, pemandian air panas Krakal yang lokasinya tidak jauh dari tempat pertemuan itu merupakan bagian dari kawasan geopark yang layak dikembangkan.

Pemahaman Warga

    Kendati demikian, pembangunan dan pengembangan kawasan geopark itu bukan hanya tugas pemerintah. "Namun harus didukung berbagai pihak, mulai dari pemerintah setempat, masyarakat, dan pihak swasta, sesuai dengan tupoksi masingmasing," terangnya.

    Kegiatan tersebut sekaligus mengenalkan kawasan wisata utara Kebumen di Kecamatan Alian. Lalu juga memberikan pemahaman kepada warga tentang pengembangan kawasan geopark.

    Kawasan geopark Karangsambung- Karangbolong meliputi 12 kecamatan, 117 desa. Di mana mencakup 41 situs geosite (geodiversity), 8 situs biologi (biodiversity) dan 11 situs budaya (culturediversity). Kini, menyusul telah terbentuknya badan khusus yang menangani geopark, yaitu Badan Pengelola Geopark Nasional Karangsambung-Karangbolong, diharapkan potensi yang ada tersebut dapat dioptimalkan.

    Baik untuk keperluan konservasi maupun pengembangan wisata yang berkelanjutan. "Dua tahun ke depan, geopark di Kebumen dapat berkembang menjadi geopark internasional," ujar Sekda. Pariwisata di daerah ini pun akan semakin maju. (sm) 


Sumber berita: https://www.suaramerdeka.com/smcetak/baca/178050/warisan-geologi-bernilai-tinggi