Suasana di Ruang Rapat Bappeda Kebumen saat melakukan diskusi online FInalisasi Dossier GNKK menuju UGGp dengan Unesco GGN Advisory Committee for Indonesia

Diskusi Finalisasi Dossier GNKK Menuju UGGp

KEBUMEN - Setelah melakukan asistensi dan konsultasi Dossier Geopark Karangsambung Karangbolong ke Pusat Badan Geologi Bandung pada tanggal 13 Agustus 2020 lalu, Pemkab Kebumen kembali berdiskusi secara online dengan Unesco Global Geopark Network Advisory Committee untuk membahas finalisasi Dossier Geopark Karangsambung Karangbolong menuju Unesco Global Geopark.

Acara berlangsung Senin (14/9/2020) di Ruang Rapat Bappeda Kebumen. Dalam kesempatan tersebut hadir Kepala Bappeda Ir Pudjirahaju, Kepala Disporawisata, Kepala Dinas Kominfo, Sekretaris Disperkim LH, Kepala Dinas Pendidikan, Ketua Harian Badan Pengelola GNKK, dan Ahli Geologi LIPI lr. Chusni Anshori, MT.

Dalam acara tersebut, Unesco Global Geopark Network Advisory Committee for Indonesia yang pada saat ini dijabat oleh Ir Hanang Samodra, Msc menyampaikan beberapa masukan terkait Dossier Geopark Karangsambung Karangbolong untuk direvisi dan disesuaikan dengan template dossier Unesco yang terbaru. Pada dossier Geopark Karangsambung Karangbolong perlu melengkapi BAB E.2.4 tentang Climate Change.
“Perubahan iklim dan bencana alam menjadi sorotan UNESCO, sehingga topik perubahan iklim dan bencana alam menjadi bagian sendiri yang harus dijawab oleh calon geopark,” papar Ir. Hanang Samodra, Msc.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris DisperkimLH Kab. Kebumen Sri Pambudi, S.Pt, M.Sc. menyampaikan jika Pemkab Kebumen telah menjalankan Program Kampung Iklim.
“Terkait dengan Climate Change, DisperkimLH sudah menjalankan program Kementerian KLH yaitu Program Kampung Iklim. Secara nasional, Desa Kalipoh, Ayah masuk menjadi TOP 99 Inovasi Pelayanan Publik. Saat ini sedang pengajuan kampung iklim Desa Sidoagung Sruweng, proses verifikasi dan direplikasi lagi untuk desa-desa yang lain,” terang Pambudi.

Hal tersebut tentunya menjadi kabar baik bagi tim penyusun dossier untuk memperoleh data-data sekaligus menjadi bahan untuk melengkapi BAB E.2.4 seperti yang disarankan oleh Ir Hanang Samodra, Msc selaku Unesco Global Geopark Network Advisory Committee for Indonesia.