Suasana di Aula Rapat Lt. 2 Gedung C Pusat Badan Geologi, Bandung saat Pemkab Kebumen melakukan asistensi dan konsultasi dengan DR. Antonius Ratdomopurbo dan Bapak Ir. Hanang Samodra, M.Sc

Pemkab Kebumen konsultasikan Dossier GNKK ke Badan Geologi Bandung

BANDUNG - Konsultasi pengajuan Dossier Geopark Karangsambung Karangbolong menuju UNESCO Global Geopark di Badan Geologi, Kementerian ESDM, Bandung dengan Bapak DR. Antonius Ratdomopurbo dan Bapak Ir. Hanang Samodra, M.Sc.

Kegiatan tersebut berlangsung Kamis (13/8/20) di Aula Rapat lantai 2 Gedung C Badan Geologi Nasional Kementerian ESDM. DR. Purbo selaku PLT. Sekretaris Badan yang notabene sangat berpengalaman lapangan melakukan pendampingan penilaian oleh UNESCO menyampaikan hal-hal esensial penilaian.
"Uji scientific di Paris menetapkan lanjut atau tidak, berdasarkan referensi data yang ada. Jika sebuah Geopark telah lolos, selanjutnya akan dilakukan uji lapangan. Uji lapangan menilai dinamika kekuatan dan inisiatif masyarakat" papar DR. Purbo mengawali pertemuan.

Pada kesempatan tersebut DR. Purbo berkisah, betapa Geopark Gunung Sewu kala itu, diselamatkan oleh situs Nglanggeran. Di Nglanggeran, UNESCO melihat partisipasi dan ide bottom-up yang kuat dan realistis dari keterlibatan Karang taruna dan kaum muda dalam menyelamatkan geosite melalui upaya penghijauan dan konservasi.

Selesai pertemuan di aula, dilanjutkan diskusi teknis dan solutif dengan Bapak Ir.  Hanang Samodera, M.Sc di sudut kanan aula.