Cepetan, Karanggayam (KKC.6 )

Cepetan adalah seni yang lahir dan tumbuh sebagai bagian dari kebudayaan masyarakat Kebumen. Tarian tradisional Cepetan Alas diawali dengan musik pengiring gamelan sederhana dan bedug. Kemudian disusul dengan kemunculan para penari yang memakai topeng dan pengantar dalam sebuah narasi singkat menggunakan bahasa Jawa tentang asal mula tarian tradisional Cepetan.Beberapa gerakan menggambarkan perkelahian antara sosok manusia dengan berbagai macam mahluk halus dan binatang penghuni hutan yang diakhiri dengan kemenangan tokoh manusia dan menyingkirnya para mahluk halus dan binatang hutan. Atau gerakan yang dimaksudkan untuk menakut-nakuti para penjajah. Cepetan berkembang di wilayah utara Kebumen khususnya Karanggayam sejak Abad XIX di kawasan onderneming (perkebunan luas yang dikuasai Hindia Belanda). Sebagai bentuk perlawanan non fisik, rakyat di Karanggayam membuat topeng terbuat dari kayu pule yang mudah dibentuk. Topeng tersebut dibentuk menjadi sosok yang menakutkan dengan disertai ijug sebagai rambut.

Situs Utama Terkait :