Tim Peneliti Unindra Jakarta Petakan Potensi Geopark Karangsambung-Karangbolong

Sumber :https://www.suaramerdeka.com/news/baca/182107/tim-peneliti-unindra-jakarta-petakan-potensi-geopark-karangsambung-karangbolong

Universitas Indraprasta (Unindra) PGRI Jakarta menurunkan tim peneliti untuk memetakan potensi di kawasan Geopark Nasional Karangsambung-Karangbolong. Tim terdiri atas dosen-dosen dari Program Studi Geologi, Arsitektur, Pendidikan Biologi, Desain Komunikasi Visual, Pendidikan Ekonomi, Teknik Industri, serta  tim Markominfo.

Dipimpin oleh dosen Geologi Tulus Widjajanto ST MM, tim Unindra menyampaikan paparan di Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BAP3DA) Kebumen dan LIPI Karangsambung, Selasa (23/4). Acara dihadiri Kepala BAP3DA Kebumen Ir Puji Rahaju, tim Unindra termasuk staf Markofinfo Unindra Ir Djoko Waluyo.

Dalam paparannya Tulus Widjajanto menyampaikan, pihaknya turun ke Kebumen untuk membantu pengembangan dan peningkatan potensi masyarakat di kawasan Geopark Nasional Karangsambung-Karangbolong. Yakni melalui pendampingan desain pengembangan hunian multifungsi penunjang pariwisata, eksplorasi kawasan geopark melalui promosi dan publikasi media sosial video profiling. Juga  industrialisasi UKM serta melakukan identifikasi dan pengembangan flora dan fauna langka dan unggulan daerah.

"Program pemberdayaan masyarakat berupa pelatihan dan pendampingan desain hunian multifungsi dalam upaya penyediaan fasilitas homestay, restoran, komersial, jasa serta usulan desain fasilitas penunjang pariwisata seperti amphitheater, pusat informasi pariwisata, gerbang kawasan dan penanda," ujar  Tulus Widjajanto dalam paparannya.

Lebih lanjut Tulus Widjajanto menyampaikan, kegiatan itu bertujuan untuk menghasilkan masterplan dan peta zonasi kawasan Geopark Karangsambung-Karangbolong menuju Unesco Global Geopark. Menghasilkan desain penataan beberapa kawasan wisata geopark di Karangsambung dan Karangbolong.  "Serta menghasilkan data dokumentasi dan inventarisasi tipologi arsitektur tradisional Kebumen di Karangsambung-Karangbolong," ujarnya.

Terkait industrialisasi UKM, menggalakkan usaha kecil dari masyarakat menuju proses industri yang lebih maju, dari sisi teknik pengolahan, pengembangan produk, dan distribusi produk dari produk tersebut dibuat sampai ke tangan konsumen. "Di tengah arus informasi dan kemajuan teknologi, sudah tidak bisa dihindarkan oleh para pelaku UKM bahwa mereka harus melakukan perubahan dalam pengembangannya,"  ujarnya.

(Supriyanto/CN26/SM Network)